- gerak rotasi uniform Fig. 14.16 perubahan kecepatan --> akselerasi (4.21) = akselerasi sentripetal - periode (4.22) dan kelajuan angular (angular speed) (4.23, 4.24, 4.25) - gerak melengkung (rotasi sebagian) lebih umum Fig. 4.17 akselerasi total (4.26), akselerasi tangensial (4.27), akselerasi radial - lanjutan gerak rotasi uniform Fig. 6.1 gaya sentripetal (6.1) contoh-contoh gaya sentripetal Fig. 6.3, 6.4, 6.5 - lanjutan gerak rotasi non uniform Fig. 6.7 --> ada gaya sentripetal dan gaya tangensial, contoh Fig. 6.9 - gerak benda tegar posisi angular (sudut, theta) hubungan posisi angular (theta) dan posisi linier (s) (10.1a, 101b) - perubahan posisi / perpindahan / pergeseran angular delta theta - kecepatan angular = perpindahan angular per selang waktu selang waktu besar --> kecepatan angular rata-rata (10.2) selang waktu sangat kecil / sesaat --> kecepatan angular sesaat (10.3) - akselerasi angular = perubahan kecepatan angular per selang Waktu selang waktu besar --> akselerasi angular rata-rata (10.4) selang waktu sangat kecil / sesaat --> akselerasi angular sesaat (10.5) - rotasi dengan akselerasi angular konstan kecepatan angular (10.6) posisi angular (10.7) rumus-rumus lain (10.8, 10.9) - Fig. 10.7, torque (10.14) (momen gaya), lengan momen - penyebab dan pengubah gerak rotasi --> Fig. 11.4 torque (11.9, 11.10, 11.11) momentum angular (11.12, 11.14) torque & momentum angular (11.13) - momen inersia --> Fig. 11.7, (11.16, 11.17, 11.18)